Saturday, October 19, 2013

Positive and Negative Impacts of Having Virtual Friends

Virtual Friends? Does it sound weird and funny? Mungkin ini terdengar aneh atau lucu bagi sebagian orang yang tidak terlalu senang berinteraksi dengan teman dunia maya. Karena pada dasarnya kita hanya berhubungan via social media atau chatting sites. 

Biasanya pada awalnya kita akan merasa canggung saat pertama kali berinteraksi dengan mereka karena kita selalu beranggapan bahwa mereka adalah orang asing. Namun hal ini akan jauh terbuang saat kita menemukan beberapa kesamaan atau hobby dengan mereka. Berikut adalah beberapa dampak positif dan negatif dari teman dunia maya.

Salah satu dari dampak positif yang akan kita rasakan yaitu meningkatkan kemampuan berbahasa asing jika kita berteman dengan teman yang tinggal di luar negeri. Tentu bahasa yang kita gunakan berbeda-beda, namun dengan adanya bahasa Inggris sebagai International Language, kita dapat dengan mudah berinteraksi dengan mereka yang tinggal seluruh bagian di dunia ini. Mungkin bagi sebagian orang yang tidak terlalu menguasai bahasa Inggris akan sedikit sulit untuk berinteraksi dengan mereka, namun jika kita terus mencoba dan ada kemauan untuk mencoba, mau tidak mau kita akan terus membuka kamus guna mengerti apa yang mereka katakan. Secara tidak langsung, hal ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa asing yang kita miliki. Tidak menutup kemungkinan juga untuk belajar berbagai bahasa baru seperti bahasa Korea, Mandarin, Jepang, Thailand atau manapun.

Ada yang mengatakan bahwa “Sometimes, the people who are thousands of miles away from you, can make you feel better than people right beside you” I have to admit that this quote is so true. Your virtual friends can be more understanding than your friends in real life. Saya sendiri memiliki beberapa teman yang bukan berasal dari dalam negeri dan saya akui bahwa terkadang mereka bisa lebih mengerti dan saya bisa lebih terbuka dengan mereka. I'm not saying that my real-life-friends are not understanding or such, they are all the best after all!

Ada juga beberapa dampak negatif yang timbul jika kita terlalu banyak menghabiskan waktu dengan teman dunia maya kita. Seperti kita akan sibuk dengan gadget yang kita miliki setiap waktu bahkan saat kita berkumpul dengan teman-teman. Hal ini akan membuat kita terlihat seperti anak anti sosial yang tidak suka bergaul, padahal sebenarnya kita banyak memiliki teman di dunia maya. However, we shouldn't get too attached to our virtual friends because they are living so far away from where you live in. 

Keistimewaan Sistem Operasi Android Terbaru, KitKat 4.4

KitKat? Jujur saja hal pertama yang muncul di pikiran saya adalah sebuah cokelat. Tapi bagi Android User, ternyata KitKat adalah sistem operasi terbaru yang merupakan lanjutan dari sistem operasi sebelumnya, Jelly Bean 4.3.


Versi-versi dari Android sebelumnya adalah: Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream, Jelly Bean dan kali ini sistem operasi andalan Google ini menggunakan nama sebuah produk cokelat yang terkenal yaitu KitKat. Semua nama versi dari Android tersebut sesuai dengan abjad dan ada kemungkinan jika Google akan terus menggunakan nama-nama dessert dan menyesuaikan dengan abjad sebelumnya. Versi sebelum KitKat adalah Jelly Bean, para Android User menyangka bahwa seri terbaru dari Android yang harus menggunakan abjad K adalah Key Lime Pie, namun dugaan ini salah karena Google memutuskan untuk memakai KitKat sebagai seri terbaru dari Android. Berarti abjad setelah K adalah L, mungkinkah versi lanjutan dari KitKat adalah Lemon Bars atau Lemon Pie?

Ada beberapa fitur yang diperkirakan akan hadir dalam Android KitKat 4.4 ini, antara lain:

1. Display layar high definition yang lebih baik, termasuk mendukung resolusi 4K yang mulai populer belakangan ini.

2. Improvisasi ketahanan baterai, yaitu dengan menghadirkan built-in power saving mode bawaan android, bukan hanya buatan vendor ponsel.

3. Jika prosesor dual core dan quad core sudah sangat umum, maka mungkin android bisa memberikan terobosan unik dengan mendukung prosesor tri core seperti bentuk coklat KitKat yang terdiri dari 3 buah.

4. Sinkronisasi SMS antar perangkat. Sinkronisasi SMS antar perangkat diyakini sebagai solusi untuk pengguan android yang suka bergonta ganti SIM dan perangkat. Melalui fitur ini diharapkan nantinya pengguna dapat menyimpan SMS di kartu SIM, kartu SD, ataupun melalui cloud service sehingga nantinya para pengguna dapat mengaksesnya diperangkat manapun yang ia gunakan.

Diharapkan juga Android versi terbaru ini dapat dijalankan pada perangkat Android sebelumnya yang memiliki RAM dengan kapasitas 512MB dengan lancar. Karena perangkat tersebut tidak bisa menjalankan Android seri Ice Cream dan Gingerbread secara maksimal.

Itulah beberapa fitur yang diharapkan dapat memaksimalkan ponsel atau perangkat-perangkat Android yang telah banyak digunakan oleh berjuta-juta pecinta gadget.

Wednesday, October 16, 2013

Dampak Positif dan Negatif dari Kebijakan Mobil Murah

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang dampak positif dan negatif dari kebijakan mobil murah. Tentu saja siapa yang tidak ingin memiliki mobil pribadi dengan harga yang murah, irit dan ramah lingkungan? Tapi tentu hal ini memiliki dampak positif dan negatif. Berikut contoh dari dampak positif dan negatif dari mobil murah.

Dampak Positif

1. Terjangkau

Mobil dengan harga murah dan terjangkau tentu saja jadi buruan para masyarakat menengah kebawah. Karena bagi sebagian masyarakat menengah kebawah, untuk bisa membeli sebuah mobil mungkin adalah sebuah mimpi yang sangat sulit untuk dicapai. Tapi dengan hadirnya mobil murah ini, tentu menjadi angin segar bagi mereka karena akhirnya mereka berkesempatan untuk memiliki sebuah mobil.

2. Penghasilan Pajak Negara dan Otomotif Meningkat

Salah satu dampak positif dengan hadirnya mobil murah ini yaitu dapat meningkatkan penghasilan pajak negara dan otomotif karena masyarakat dengan golongan ekonomi menengah akan menggunakan mobil murah sebagai alat transportasi pribadi mereka.

3. Mecegah Mobil Murah Import

Thailand adalah salah satu negara yang sudah terlebih dahulu memproduksi mobil murah. Sehingga dengan adanya mobil murah yang diproduksi dari dalam negeri dapat mencegah masuknya mobil-mobil murah dari negara lain.

Dampak Negatif

1. Macet

Dampak negatif yang sudah sangat jelas adalah kemacetan yang pastinya akan bertambah. Bagaimana tidak, coba bayangkan jika sebagian besar masyarakat Jakarta membeli mobil murah tersebut dan menjadikan mobil itu sebagai alat transportasi sehari-hari. Jalan-jalan di Jakarta yang sudah sangat padat ini pasti akan menjadi lebih padat.

2. Penggunaan BBM yang Meningkat

Kebijakan mobil murah ini juga akan berdampak pada pemakaian bbm atau bahan bakar minyak. Dapat diperkirakan bahwa tingkat kelangkaan bahan bakar minyak akan lebih meningkat lagi.

3. Peminat Angkutan Umum Berkurang

Rantai permasalahan tentang kebijakan mobil murah ini ternyata tidak berhenti pada masalah kemacetan atau bbm saja, peminat angkutan umum pasti akan semakin berkurang karena masyarakat cenderung memilih untuk membawa alat transportasi sendiri. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya tingkat pengangguran karena angkutan umum akan sulit untuk mendapat penumpang.

Mungkin itulah dampak positif dan negatif dari kebijakan mobil murah, setiap hal pasti memiliki sisi positif dan negatif, tergantung dari diri kita bagaimana menanggapinya. : D

Monday, October 14, 2013

Tips and Trick to Learn Bahasa Indonesia

Assalamualaikum, Hello, 안녕하세요?

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang tips and trick untuk belajar bahasa Indonesia. Terutama bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pasti kalian semua tau kan kalau bahasa Indonesia banyak macamnya, maksud saya, bahasa gaul yang diciptakan oleh anak muda Indonesia sendiri seperti slang dll. Hahahaha. Berikut adalah tips dan trik untuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar.

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Tips yang pertama, jangan malas-malas untuk membuka kamus besar bahasa Indonesia jika kamu menemukan bahasa Indonesia yang tidak kamu pahami artinya. Jika membuka kamus pasti kamu akan langsung mengingat kamus bahasa asing, tapi ternyata tidak hanya bahasa asing lho, karena kamus bahasa Indonesia juga penting. Jika kamu tidak memahami arti dari bahasa sendiri, bagaimana cara kamu memahami arti atau makna dari bahasa asing? 

2. Menghindari Bahasa Gaul

Mungkin tips yang satu ini terdengar aneh, namun hal ini cukup penting untuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar. Yaitu dengan mendhindari bahasa gaul atau biasa disebut sebagai bahasa alay. Mengapa? Karena bahasa-bahasa tersebut dapat mempengaruhi bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Namun kita juga perlu tau tentang arti dari bahasa-bahasa gaul tersebut, supaya jika teman kita mencemooh kita dengan bahasa tersebut, kita tau apa maksud dan tujuannya.

3. Memperbanyak Berbicara dengan Bahasa Baku

Mungkin jika kita sudah bertemu teman-teman sebaya, pasti kita akan berbicara dengan bahasa yang terkesan 'seenaknya'. Mulai sekarang cobalah untuk berbicara dengan bahasa yang sopan dan baku. Karena berbicara dengan bahasa baku apa lagi dengan teman sebaya bisa sangat membantu dalam memperbaiki tata bahasa kita. Dan bahasa yang kita gunakan akan terdengar lebih baik dan sopan.

Mungkin demikianlah tips dan trick untuk belajar bahasa Indonesia. Semoga tulisan ini membantu!

Sunday, October 6, 2013

Interaction Between Tony Stark and His Incredible Technology

Riza Ziana, 3KA04.
Interaksi Manusia dan Komputer


Iron Man 3 and its Incredible Technology



Iron Man 3 is telling us about a very smart guy named Tony Stark ( Robert Downey Jr ) who invented an amazing armor and he put some incredible future technology in it. He’s living with his lover named Pepper ( Gwyneth Paltrow ). The story begins when a luxurious mansion they’re living at got crashed and ruined by massive bomb attack which was launched by a group who call themselves as The Mandarin. Ben Kingsley is starring as the captain of The Mandarin.

You definitely will be spoiled by this movie and your jaw will drop because this movie is filled with awesome special effects, great performance and a geek message which is saying: technology drives and inspires us, enables us to save the world. How we control our tech ultimately determines our humanity. And now I’m going to list down what technology they use for this movie.

Tony got a clean nuclear power source that protects his heart from the shrapnel which is embedded in his chest. This is one of technology they use which is very helpful for Tony to survive. And there’s this repulsor ray which is embedded on his palms and they are used for stabilization and maneuvering whilst Tony is flying by using the jets which is built in to Iron Man’s boots. In real life, repulsor ray’s existence is kinda dangerous for human being unless we are the one who invents this stuff. It doesn’t mean we will be 100% safe, though.

And what is Jarvis? You guys must have known this. J.A.R.V.I.S stands for ‘Just A Rather Very Intelligent System’ and Jarvis is a multifunctional software program capable of managing the local environment of Tony’s mansion interior. Doesn’t it sound cool? This is one of interaction between human and technology. Jarvis can do many things by listening to Tony’s command. For example, Tony can do things easily without telling him what to do because Jarvis is programmed to do his commands even though Tony doesn’t say it out. Or when Tony has something in mind, Jarvis knows it because Iron Man suit is loaded with advanced wearable computers, which is controlled via Jarvis and the holographic heads up display in the helmet. Whenever Tony needs help or gets attacked by his enemy Jarvis will protect him right away. Jarvis is such a loyal system. Like when Tony’s mansion got attacked by the Mandarin, Jarvis protected his master right away and when Tony was drown in the sea, Jarvis knew it very well what should he do to save Tony and flew all the way to the north even though Tony didn’t command him to do so. That scene was amazing!

We should admit that Jarvis is so incredible, but if we had this kind of thing, we definitely would be lazy and would ask Jarvis to do everything for us and our life would become unproductive. So if Jarvis were true, I can tell that Jarvis has both positive and negative impacts for our life.  But Jarvis would be the best when it comes to safety.

Something that can be learnt from this movie is that there are many incredible technologies which is very helpful for our life, but don’t hang yourself onto those technologies because you have to do your works yourself to gain your experiences of life and make yourself to be more useful for the others.


Thursday, October 3, 2013

Why Should We Learn Bahasa Indonesia Again

Assalamualaikum, Hello, 안녕하세요?

Haloooo. Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang alasan mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi. Tentunya selama kita belajar di SD, SMP dan SMA, kita sudah mendapatkan banyak ilmu yang berkaitan dengan bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran penting yang selalu kita dapat disetiap semesternya. Dan bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang kita gunakan sehari-hari, tapi mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi? Menurut saya, ada beberapa point penting mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lebih dalam lagi, antara lain sebagai berikut.

1. Sejarah Singkat Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja. (Wikipedia). Itu adalah sejarah singkat mengenai bahasa Indonesia yang (jujur saja) baru saya ketahui. Jadi meskipun kita belajar bahasa Indonesia, pernahkah kalian belajar tentang sejarah bahasa Indonesia? Jujur saja saya belum pernah. Hahahaha.

2. Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan

Sebagai warga negara Indonesia, kita mempunyai bahasa kesatuan yaitu bahasa Indonesia. Indonesia terdiri dari 34 provinsi dan pada setiap provinsi masing-masing mempunya bahasa daerah yang berbeda-beda. Terbayangkah jika kita harus mempelajari bahasa dari setiap daerah hanya untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang tinggal di daerah tersebut? Oleh karena itu kita harus bersyukur dengan diciptakannya bahasa kesatuan yaitu bahasa Indonesia.

3. Bahasa Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Sehari-hari

Bahasa yang digunakan oleh warga DKI Jakarta untuk berkomunikasi sehari-hari adalah bahasa Indonesia, coba bayangkan jika kita harus berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat saat kita sedang belajar atau berbelanja di pasar. Pasti akan sangat sulit untuk dimengerti.

4. Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ibu ( Mother Tongue )

Bahasa ibu adalah bahasa pertama yang dipelajari oleh seseorang. Alasan lain mengapa kita perlu belajar bahasa Indonesia lagi antara lain karena kita perlu memahami tata bahasa yang baik dan benar. Seperti peletakan subjek (subject), predikat (verb), objek (object) dan juga keterangan tempat atau waktu. Karena jika kita tidak memahami tata bahasa Indonesia yang merupakan bahasa ibu (mother tongue) kita, pasti kita akan kesulitan dalam mempelajari bahasa asing. Misalnya dalam bahasa Korea, bahasa Korea memiliki tata bahasa yang berbeda dengan bahasa Indonesia, jika dalam bahasa Indonesia adalah subjek, predikat, objek. Dalam bahasa Korea tata bahasanya adalah subjek, objek, baru predikat. Nah, jika kita tidak memahami bahasa ibu kita sendiri, yang notabene merupakan dasar atau bahasa pertama yang kita pelajari dan merupakan dasar dari pembelajaran bahasa Asing, pasti akan sangat sulit untuk kita memahami bahasa Asing tersebut.

Berikut merupakan ulasan tentang mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi. Semoga bermanfaat!

Wednesday, July 10, 2013

Managemen Nilai pada Teknologi - Tugas Tulisan Kelompok

BRAND MANAGEMENT



Disusun Oleh :

                                                  Kukuh Prasetyo           14111031
Nurma Yulia Cahyani 15111366
Riza Ziana 16111300








Universitas Gunadarma
2013




KATA PENGANTAR

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memohon pertolongan dari-Nya, meminta ampunan dari-Nya dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan diri kita serta keburukan amal perbuatan kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Karena hidayah-Nya pula, Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “macam dan type organisasi” ini sebagai tugas dari mata kuliah soft skill teori organisasi tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada Bpk  JULIUS NURSYAM SIselaku dosen pengampu mata kuliah soft skill teori organisasi 2 yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.

Akhirnya penulis mohon kritik dan saran untuk lebih sempurnanya makalah ini. Selanjutnya penulis berharap makalah yang sederhana ini bermanfaat, terutama bagi yang membutuhkannya.



                                                                                                                Jakarta, 
                                                                                               

                                   Penyusun





 BAB  I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Merek (brand) telah menjadi elemen krusial yang berkontribusi terhadap kesuksesan sebuah organisasi pemasaran, baik perusahaan bisnis maupun nirlaba, pemanufaktur maupun penyedia jasa, dan organisasi lokal maupun global. Riset brand selama ini masih didominasi sektor consumer markets, terutama dalam kaitannya dengan produk fisik seperti barang. Namun demikian literature merek mulai berkembang pula untuk sektor pemasaran jasa, pemasaran bisnis dan pemasaran online. Bidang kajiannyapun sangat beragam, mulai dari sejarah manajemen merek, brand origin, brand pioneership dan brand name strategy hinggabrand equity, brand extension, brand loyalty, dan global branding.

1.2   Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1. Pengertian Brand
2. Brand Campaign
3. Riset Brand Management 

1.3   Tujuan Makalah
Makalah ini dibuat dengan tujuan sebagai pemenuhan tugas  soft skill teori organisasi #2 sekaligus sebagai literatur tambahan bagi mahasiswa atau pembaca yang ingin menambah wawasan yang mencakup management branding.
                                                                      
BAB II

2.1. Pengertian Brand

Brand dapat disebut “pelabelan’. Brand dapat membantu penjualan. Brand berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk atau layanan, yang diyakini tidak saja dapat memenuhi kebutuhan mereka, tetapi dengan memberikan kepuasan yang lebih baik dan terjamin. Istilah brand muncul ketika persaingan produk semakin tajam dan menyebabkan perlunya penguatan peran label untuk mengelompokkan produk dan layanan yang dimiliki dalam satu kesatuan guna membedakan produk itu dengan produk pesaing.

Salah satu upaya perusahaan untuk melakukan penetrasi pasar dan memperkuat produk dan layanan adalah melakukan branding. Istilah ini cukup popular di kalangan pemasaran karena memberikan efek besar terhadap peningkatan penjualan. Bahkan demi mempertahankan pangsa pasarnya beberapa perusahaan bahkan rela menggelontorkan dana yang tidak sedikit hanya demi menanamkan brand yang kuat di mata masyarakat. Karena memiliki kaitan yang sangat erat dengan aspek finansial maka kemudian istilah merek ini disebut denganbrand equity yaitu Net Present Value (NPV) dari aliran kas masa datang yang dihasilkan oleh suatu merek. Dengan kata lain, brand equity dihitung berdasarkan nilai inkremental di atas nilai yang diperoleh produk atau layanan tanpa merek (unbranded product).

Dalam ilmu akuntansi keuangan merek merupakan aktiva tak berwujud, merek dibangun oleh banyak faktor dan dikomunikasikan melalui iklan dan promosi. Shimp (1997) dalam bukunyaAdvertising, Promotion, and Supplemental Aspects of Integrated Marketing Communicationsmengatakan bahwa komunikasi pemasaran (iklan dan promosi) merupakan faktor yang sangat penting untuk membangun merek yang positif. Biaya iklan dan promosi adalah proxydari merek tersebut. Itulah yang menyebabkan perusahaan rela mengeluarkan anggaran untuk iklan dan promosi yang jumlahnya sangat besar hanya untuk mempertahankan merek yang positif.

Ekuitas merek ini didapat dari posisi pasar strategik merek bersangkutan dan consumer trustterhadap merek tersebut. Trust ini yang kemudian menciptakan jalinan relasi antara merek dan pelanggan sedemikian rupa sehingga dapat mengurangi risiko pembelian dan mendorong terciptanya preferensi merek, loyalitas merek, dan kesediaan untuk mempertimbangkan produk baru yang ditawarkan perusahaan dengan nama merek yang sama di kemudian hari.

Pada suatu kesempatan sharing session dengan Vice President Telkomsel Area 2 Jabotabek Jabar – Bpk. Irwin Sakti – Beliau mengatakan bahwa Brand memiliki peran penting dalam menjalankan bisnis telekomunikasi nirkabel ini. Ada banyak warna (brand) yang ditawarkan oleh para pemain dalam bisnis ini, ada merah, kuning, biru, hitam, dan warna warni pendatang baru. Tanpa pengaruh brand yang kuat maka pelanggan yang hendak menggunakan layanan Telkomsel akan mudah terpengaruh oleh brand dari pemain lain. Maka dari itu disinilah peran para pemasar untuk menjaga agar warna merah tetap menjadi warna pertama yang dipikirkan pelanggan. Pernyatan beliau ini merupakan penegasan nyata bahwa dengan brand yang mengakar kuat maka bisnis ini bisa tumbuh besar sampai saat ini.

2.2. Brand Campaign

Branding adalah istilah lain dari kegiatan manajemen kampanye produk dan layanan. Kesuksesan yang diraih oleh kampanye ini didasarkan pada kemampuan tim pemasaran dalam menentukan strategi promosi dan distribusi produk secara simultan. Artinya proses branding merupakan hasil kerjasama yang kompak antara semua bagian terkait, misalnya dalam industri telekomunikasi ini antara team marketing dengan dealer management atau dengan department support.

Dalam prakteknya kampanye branding yang terjadi di Indonesia terjadi dengan begitu frontalnya dan menghabiskan dana dan upaya-upaya extra. Setidaknya ada dua sektor yang menjadi lahan basah dalam persaingan branding di Indonesia ini yaitu industri rokok dan industri telekomunikasi. Dan ini juga terjadi di banyak negara lain seperti yang saya lihat langsung di Malaysia dan Thailand. Karena besarnya dana yang digelontorkan perusahaan-perusahaan itu maka tak jarang perusahaan membutuhkan capital expenditure yang menempati porsi yang sangat besar dalam anggaran belanja perusahaan, meskipun besarnya biaya untuk mempertahankan brand tersebut tidak dapat diukur manfaatnya secara langsung pada masa biaya itu dikeluarkan, manfaatnya bisa dirasakan tahun depan atau beberapa tahun yang akan datang.

Bila kita amati fenomena branding pada industri telekomunikasi sekarang ini kita pun bahkan menggelengkan kepala sendiri. Cara-cara beriklan baik di media cetak dan elektronik maupun di lokasi umum bahkan sudah tidak mengedepankan etika bisnis yang sehat lagi hanya demi mengejar tambahan net add dan revenue. Beberapa operator lupa bahwa selain brand yang melekat dari produk yang ditawarkan mereka ada satu lagi brand yang juga melekat erat dengan perusahaan yaitu brand image perusahaan. Alhasil yang terjadi adalah imageperusahaan di mata masyarakat turun drastis karena produk atau layanan yang ditawarkannya ternyata mengecewakan pelanggan.

Praktek nyata dapat kita lihat ditingkat operasional, rekan-rekan sales dan pemasar atau bagian brand harus kerja ekstra hanya untuk mempertahankan spanduk/layar toko/umbul-umbul atau media promosi lainnya tetap terpasang ditempatnya keesokan harinya. Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa persaingan yang terjadi sudah seperti hukum rimba – siapa yang kuat dia yang menang, hari ini dipasang, belum tentu besok masih ada, atau bahkan sejam kemudianpun belum tentu ada, karena pesaing sudah mengendusnya secara diam-diam. Itulah makanya brand management tidak bisa berjalan dengan baik tanpa strategi yang tepat seperti yang dikatakan  Keller KL (2003) dalam bukunya Strategic Brand Management: Building, Measuring, And Managing Brand Equity.

Beberapa operator bahkan sudah mengalihkan arena branding mereka tidak sekedar di outlet atau jalan lintas lagi, tetapi juga merambah pada tempat umum, tempat hiburan bahkan tempat privat seperti sekolah dan rumah ibadah. Area yang masih sangat eksotis untuk digarap sebenarnya masih banyak, contohnya yaitu komunitas pelanggan, seperti fans club, komunitas hobbi, olah raga, arisan, dll. Hal yang sederhana namun sangat mempesona sebenarnya juga dapat kita lakukan seperti kekaguman saya pada tulisan raksasa Telkomsel yang ada di Batam, namun kali ini kita bisa membuatnya di Puncak – Bogor, Bukit Tinggi, Manado, atau Berastagi – Medan.

2.3  Riset Brand Management

Publikasi Equity Research Danareksa yang dirilis pada bulan Januari 2008 mengatakan bahwa Perusahaan sektor telekomunikasi di Indonesia telah memasuki era baru persaingan iklan dan promosi, setiap operator mengklaim dirinya memiliki tariff paling murah. Dibalik kampanye merek yang menggeliat itu ternyata aspek keuanganlah yang sangat terpengaruh olehnya. Hal yang paling berpengaruh adalah pendapatan, struktur tariff yang baru dan besarnya biaya iklan dan promosi atas tariff tersebut adalah cara operator untuk menarik pelanggan baru dan juga pada saat yang bersamaan mempertahankan pelanggan existing. Menurut Danareksa market leader seperti Telkomsel lah yang diuntungkan karena kualitas dancoverage-nya telah unggul terlebih dahulu.

Beberapa lembaga riset secara continue juga melakukan suvey top brand, indikator penilaiannya bisanya menggunakan alat ukur luas pengenalan masyarakat terhadap brand tersebut (mind share & market share) dan loyalitas pelangan untuk tetap menggunakan brand tersebut (commitment share). Hasil survey ini bagi sebagian kalangan dianggap sebagai alat ukur yang tepat untuk menentukan positioning suatu produk di pasaran. Dan bersyukur Telkomsel meraih predikat Outstanding Achievement sebagai merek terbaik pada ajang penghargaan bergengsi Top Brand Award 2008, Predikat tersebut diperoleh berkat keberhasilannya mempertahankan simPATI dan kartu Halo sebagai kartu pilihan utama selama sembilan tahun berturut-turut, dari tahun 2000 sampai 2008.

Beberapa survey top brand yang dirilis lembaga lainnya terkadang juga membingungkan, karena pemenangnya justru brand milik competitor yang lain. Terkadang pula kita meragukan kualitas survey-surveyan itu karena kemungkinan terselip kepentingan para pemilik brand tersebut. Namun meskipun begitu cara-cara survey seperti itu bagi sebagian besar kalangan masih dianggap cara yang paling tepat mengukur ketenaran suatu produk di mata masyarakat.

Beberapa hasil riset tersebut dan kenyataan di lapangan merupakan wujud kerja keras management bersama seluruh karyawan. Kedepan tantangan akan semakin besar, cobaan akan semakin banyak menerpa, bisnis telekomunikasi maupun bisnis dalam sector apapaun akan beranjak pada fase persaingan yang lebih sengit lagi. Tugas para pemasar harus siap siaga dan terus mempertahankan agar warnanya tetap berkibar dan berjaya.  
                             
BAB  III

PENUTUP

 3.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari makalah ini adalah:
1. Brand berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk atau layanan, yang diyakini tidak saja dapat memenuhi kebutuhan mereka, tetapi dengan memberikan kepuasan yang lebih baik dan terjamin.  
2.  Kesuksesan yang diraih oleh kampanye ini didasarkan pada kemampuan tim pemasaran dalam menentukan strategi promosi dan distribusi produk secara simultan.
3.   Hal yang paling berpengaruh adalah pendapatan, struktur tariff yang baru dan besarnya biaya iklan dan promosi atas tariff tersebut adalah cara operator untuk menarik pelanggan baru dan juga pada saat yang bersamaan mempertahankan pelanggan existing.