Monday, October 14, 2013

Tips and Trick to Learn Bahasa Indonesia

Assalamualaikum, Hello, 안녕하세요?

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang tips and trick untuk belajar bahasa Indonesia. Terutama bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pasti kalian semua tau kan kalau bahasa Indonesia banyak macamnya, maksud saya, bahasa gaul yang diciptakan oleh anak muda Indonesia sendiri seperti slang dll. Hahahaha. Berikut adalah tips dan trik untuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar.

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Tips yang pertama, jangan malas-malas untuk membuka kamus besar bahasa Indonesia jika kamu menemukan bahasa Indonesia yang tidak kamu pahami artinya. Jika membuka kamus pasti kamu akan langsung mengingat kamus bahasa asing, tapi ternyata tidak hanya bahasa asing lho, karena kamus bahasa Indonesia juga penting. Jika kamu tidak memahami arti dari bahasa sendiri, bagaimana cara kamu memahami arti atau makna dari bahasa asing? 

2. Menghindari Bahasa Gaul

Mungkin tips yang satu ini terdengar aneh, namun hal ini cukup penting untuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar. Yaitu dengan mendhindari bahasa gaul atau biasa disebut sebagai bahasa alay. Mengapa? Karena bahasa-bahasa tersebut dapat mempengaruhi bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Namun kita juga perlu tau tentang arti dari bahasa-bahasa gaul tersebut, supaya jika teman kita mencemooh kita dengan bahasa tersebut, kita tau apa maksud dan tujuannya.

3. Memperbanyak Berbicara dengan Bahasa Baku

Mungkin jika kita sudah bertemu teman-teman sebaya, pasti kita akan berbicara dengan bahasa yang terkesan 'seenaknya'. Mulai sekarang cobalah untuk berbicara dengan bahasa yang sopan dan baku. Karena berbicara dengan bahasa baku apa lagi dengan teman sebaya bisa sangat membantu dalam memperbaiki tata bahasa kita. Dan bahasa yang kita gunakan akan terdengar lebih baik dan sopan.

Mungkin demikianlah tips dan trick untuk belajar bahasa Indonesia. Semoga tulisan ini membantu!

Sunday, October 6, 2013

Interaction Between Tony Stark and His Incredible Technology

Riza Ziana, 3KA04.
Interaksi Manusia dan Komputer


Iron Man 3 and its Incredible Technology



Iron Man 3 is telling us about a very smart guy named Tony Stark ( Robert Downey Jr ) who invented an amazing armor and he put some incredible future technology in it. He’s living with his lover named Pepper ( Gwyneth Paltrow ). The story begins when a luxurious mansion they’re living at got crashed and ruined by massive bomb attack which was launched by a group who call themselves as The Mandarin. Ben Kingsley is starring as the captain of The Mandarin.

You definitely will be spoiled by this movie and your jaw will drop because this movie is filled with awesome special effects, great performance and a geek message which is saying: technology drives and inspires us, enables us to save the world. How we control our tech ultimately determines our humanity. And now I’m going to list down what technology they use for this movie.

Tony got a clean nuclear power source that protects his heart from the shrapnel which is embedded in his chest. This is one of technology they use which is very helpful for Tony to survive. And there’s this repulsor ray which is embedded on his palms and they are used for stabilization and maneuvering whilst Tony is flying by using the jets which is built in to Iron Man’s boots. In real life, repulsor ray’s existence is kinda dangerous for human being unless we are the one who invents this stuff. It doesn’t mean we will be 100% safe, though.

And what is Jarvis? You guys must have known this. J.A.R.V.I.S stands for ‘Just A Rather Very Intelligent System’ and Jarvis is a multifunctional software program capable of managing the local environment of Tony’s mansion interior. Doesn’t it sound cool? This is one of interaction between human and technology. Jarvis can do many things by listening to Tony’s command. For example, Tony can do things easily without telling him what to do because Jarvis is programmed to do his commands even though Tony doesn’t say it out. Or when Tony has something in mind, Jarvis knows it because Iron Man suit is loaded with advanced wearable computers, which is controlled via Jarvis and the holographic heads up display in the helmet. Whenever Tony needs help or gets attacked by his enemy Jarvis will protect him right away. Jarvis is such a loyal system. Like when Tony’s mansion got attacked by the Mandarin, Jarvis protected his master right away and when Tony was drown in the sea, Jarvis knew it very well what should he do to save Tony and flew all the way to the north even though Tony didn’t command him to do so. That scene was amazing!

We should admit that Jarvis is so incredible, but if we had this kind of thing, we definitely would be lazy and would ask Jarvis to do everything for us and our life would become unproductive. So if Jarvis were true, I can tell that Jarvis has both positive and negative impacts for our life.  But Jarvis would be the best when it comes to safety.

Something that can be learnt from this movie is that there are many incredible technologies which is very helpful for our life, but don’t hang yourself onto those technologies because you have to do your works yourself to gain your experiences of life and make yourself to be more useful for the others.


Thursday, October 3, 2013

Why Should We Learn Bahasa Indonesia Again

Assalamualaikum, Hello, 안녕하세요?

Haloooo. Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang alasan mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi. Tentunya selama kita belajar di SD, SMP dan SMA, kita sudah mendapatkan banyak ilmu yang berkaitan dengan bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran penting yang selalu kita dapat disetiap semesternya. Dan bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang kita gunakan sehari-hari, tapi mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi? Menurut saya, ada beberapa point penting mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lebih dalam lagi, antara lain sebagai berikut.

1. Sejarah Singkat Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja. (Wikipedia). Itu adalah sejarah singkat mengenai bahasa Indonesia yang (jujur saja) baru saya ketahui. Jadi meskipun kita belajar bahasa Indonesia, pernahkah kalian belajar tentang sejarah bahasa Indonesia? Jujur saja saya belum pernah. Hahahaha.

2. Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan

Sebagai warga negara Indonesia, kita mempunyai bahasa kesatuan yaitu bahasa Indonesia. Indonesia terdiri dari 34 provinsi dan pada setiap provinsi masing-masing mempunya bahasa daerah yang berbeda-beda. Terbayangkah jika kita harus mempelajari bahasa dari setiap daerah hanya untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang tinggal di daerah tersebut? Oleh karena itu kita harus bersyukur dengan diciptakannya bahasa kesatuan yaitu bahasa Indonesia.

3. Bahasa Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Sehari-hari

Bahasa yang digunakan oleh warga DKI Jakarta untuk berkomunikasi sehari-hari adalah bahasa Indonesia, coba bayangkan jika kita harus berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat saat kita sedang belajar atau berbelanja di pasar. Pasti akan sangat sulit untuk dimengerti.

4. Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ibu ( Mother Tongue )

Bahasa ibu adalah bahasa pertama yang dipelajari oleh seseorang. Alasan lain mengapa kita perlu belajar bahasa Indonesia lagi antara lain karena kita perlu memahami tata bahasa yang baik dan benar. Seperti peletakan subjek (subject), predikat (verb), objek (object) dan juga keterangan tempat atau waktu. Karena jika kita tidak memahami tata bahasa Indonesia yang merupakan bahasa ibu (mother tongue) kita, pasti kita akan kesulitan dalam mempelajari bahasa asing. Misalnya dalam bahasa Korea, bahasa Korea memiliki tata bahasa yang berbeda dengan bahasa Indonesia, jika dalam bahasa Indonesia adalah subjek, predikat, objek. Dalam bahasa Korea tata bahasanya adalah subjek, objek, baru predikat. Nah, jika kita tidak memahami bahasa ibu kita sendiri, yang notabene merupakan dasar atau bahasa pertama yang kita pelajari dan merupakan dasar dari pembelajaran bahasa Asing, pasti akan sangat sulit untuk kita memahami bahasa Asing tersebut.

Berikut merupakan ulasan tentang mengapa kita harus belajar bahasa Indonesia lagi. Semoga bermanfaat!

Wednesday, July 10, 2013

Managemen Nilai pada Teknologi - Tugas Tulisan Kelompok

BRAND MANAGEMENT



Disusun Oleh :

                                                  Kukuh Prasetyo           14111031
Nurma Yulia Cahyani 15111366
Riza Ziana 16111300








Universitas Gunadarma
2013




KATA PENGANTAR

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memohon pertolongan dari-Nya, meminta ampunan dari-Nya dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan diri kita serta keburukan amal perbuatan kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Karena hidayah-Nya pula, Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “macam dan type organisasi” ini sebagai tugas dari mata kuliah soft skill teori organisasi tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada Bpk  JULIUS NURSYAM SIselaku dosen pengampu mata kuliah soft skill teori organisasi 2 yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.

Akhirnya penulis mohon kritik dan saran untuk lebih sempurnanya makalah ini. Selanjutnya penulis berharap makalah yang sederhana ini bermanfaat, terutama bagi yang membutuhkannya.



                                                                                                                Jakarta, 
                                                                                               

                                   Penyusun





 BAB  I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Merek (brand) telah menjadi elemen krusial yang berkontribusi terhadap kesuksesan sebuah organisasi pemasaran, baik perusahaan bisnis maupun nirlaba, pemanufaktur maupun penyedia jasa, dan organisasi lokal maupun global. Riset brand selama ini masih didominasi sektor consumer markets, terutama dalam kaitannya dengan produk fisik seperti barang. Namun demikian literature merek mulai berkembang pula untuk sektor pemasaran jasa, pemasaran bisnis dan pemasaran online. Bidang kajiannyapun sangat beragam, mulai dari sejarah manajemen merek, brand origin, brand pioneership dan brand name strategy hinggabrand equity, brand extension, brand loyalty, dan global branding.

1.2   Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1. Pengertian Brand
2. Brand Campaign
3. Riset Brand Management 

1.3   Tujuan Makalah
Makalah ini dibuat dengan tujuan sebagai pemenuhan tugas  soft skill teori organisasi #2 sekaligus sebagai literatur tambahan bagi mahasiswa atau pembaca yang ingin menambah wawasan yang mencakup management branding.
                                                                      
BAB II

2.1. Pengertian Brand

Brand dapat disebut “pelabelan’. Brand dapat membantu penjualan. Brand berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk atau layanan, yang diyakini tidak saja dapat memenuhi kebutuhan mereka, tetapi dengan memberikan kepuasan yang lebih baik dan terjamin. Istilah brand muncul ketika persaingan produk semakin tajam dan menyebabkan perlunya penguatan peran label untuk mengelompokkan produk dan layanan yang dimiliki dalam satu kesatuan guna membedakan produk itu dengan produk pesaing.

Salah satu upaya perusahaan untuk melakukan penetrasi pasar dan memperkuat produk dan layanan adalah melakukan branding. Istilah ini cukup popular di kalangan pemasaran karena memberikan efek besar terhadap peningkatan penjualan. Bahkan demi mempertahankan pangsa pasarnya beberapa perusahaan bahkan rela menggelontorkan dana yang tidak sedikit hanya demi menanamkan brand yang kuat di mata masyarakat. Karena memiliki kaitan yang sangat erat dengan aspek finansial maka kemudian istilah merek ini disebut denganbrand equity yaitu Net Present Value (NPV) dari aliran kas masa datang yang dihasilkan oleh suatu merek. Dengan kata lain, brand equity dihitung berdasarkan nilai inkremental di atas nilai yang diperoleh produk atau layanan tanpa merek (unbranded product).

Dalam ilmu akuntansi keuangan merek merupakan aktiva tak berwujud, merek dibangun oleh banyak faktor dan dikomunikasikan melalui iklan dan promosi. Shimp (1997) dalam bukunyaAdvertising, Promotion, and Supplemental Aspects of Integrated Marketing Communicationsmengatakan bahwa komunikasi pemasaran (iklan dan promosi) merupakan faktor yang sangat penting untuk membangun merek yang positif. Biaya iklan dan promosi adalah proxydari merek tersebut. Itulah yang menyebabkan perusahaan rela mengeluarkan anggaran untuk iklan dan promosi yang jumlahnya sangat besar hanya untuk mempertahankan merek yang positif.

Ekuitas merek ini didapat dari posisi pasar strategik merek bersangkutan dan consumer trustterhadap merek tersebut. Trust ini yang kemudian menciptakan jalinan relasi antara merek dan pelanggan sedemikian rupa sehingga dapat mengurangi risiko pembelian dan mendorong terciptanya preferensi merek, loyalitas merek, dan kesediaan untuk mempertimbangkan produk baru yang ditawarkan perusahaan dengan nama merek yang sama di kemudian hari.

Pada suatu kesempatan sharing session dengan Vice President Telkomsel Area 2 Jabotabek Jabar – Bpk. Irwin Sakti – Beliau mengatakan bahwa Brand memiliki peran penting dalam menjalankan bisnis telekomunikasi nirkabel ini. Ada banyak warna (brand) yang ditawarkan oleh para pemain dalam bisnis ini, ada merah, kuning, biru, hitam, dan warna warni pendatang baru. Tanpa pengaruh brand yang kuat maka pelanggan yang hendak menggunakan layanan Telkomsel akan mudah terpengaruh oleh brand dari pemain lain. Maka dari itu disinilah peran para pemasar untuk menjaga agar warna merah tetap menjadi warna pertama yang dipikirkan pelanggan. Pernyatan beliau ini merupakan penegasan nyata bahwa dengan brand yang mengakar kuat maka bisnis ini bisa tumbuh besar sampai saat ini.

2.2. Brand Campaign

Branding adalah istilah lain dari kegiatan manajemen kampanye produk dan layanan. Kesuksesan yang diraih oleh kampanye ini didasarkan pada kemampuan tim pemasaran dalam menentukan strategi promosi dan distribusi produk secara simultan. Artinya proses branding merupakan hasil kerjasama yang kompak antara semua bagian terkait, misalnya dalam industri telekomunikasi ini antara team marketing dengan dealer management atau dengan department support.

Dalam prakteknya kampanye branding yang terjadi di Indonesia terjadi dengan begitu frontalnya dan menghabiskan dana dan upaya-upaya extra. Setidaknya ada dua sektor yang menjadi lahan basah dalam persaingan branding di Indonesia ini yaitu industri rokok dan industri telekomunikasi. Dan ini juga terjadi di banyak negara lain seperti yang saya lihat langsung di Malaysia dan Thailand. Karena besarnya dana yang digelontorkan perusahaan-perusahaan itu maka tak jarang perusahaan membutuhkan capital expenditure yang menempati porsi yang sangat besar dalam anggaran belanja perusahaan, meskipun besarnya biaya untuk mempertahankan brand tersebut tidak dapat diukur manfaatnya secara langsung pada masa biaya itu dikeluarkan, manfaatnya bisa dirasakan tahun depan atau beberapa tahun yang akan datang.

Bila kita amati fenomena branding pada industri telekomunikasi sekarang ini kita pun bahkan menggelengkan kepala sendiri. Cara-cara beriklan baik di media cetak dan elektronik maupun di lokasi umum bahkan sudah tidak mengedepankan etika bisnis yang sehat lagi hanya demi mengejar tambahan net add dan revenue. Beberapa operator lupa bahwa selain brand yang melekat dari produk yang ditawarkan mereka ada satu lagi brand yang juga melekat erat dengan perusahaan yaitu brand image perusahaan. Alhasil yang terjadi adalah imageperusahaan di mata masyarakat turun drastis karena produk atau layanan yang ditawarkannya ternyata mengecewakan pelanggan.

Praktek nyata dapat kita lihat ditingkat operasional, rekan-rekan sales dan pemasar atau bagian brand harus kerja ekstra hanya untuk mempertahankan spanduk/layar toko/umbul-umbul atau media promosi lainnya tetap terpasang ditempatnya keesokan harinya. Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa persaingan yang terjadi sudah seperti hukum rimba – siapa yang kuat dia yang menang, hari ini dipasang, belum tentu besok masih ada, atau bahkan sejam kemudianpun belum tentu ada, karena pesaing sudah mengendusnya secara diam-diam. Itulah makanya brand management tidak bisa berjalan dengan baik tanpa strategi yang tepat seperti yang dikatakan  Keller KL (2003) dalam bukunya Strategic Brand Management: Building, Measuring, And Managing Brand Equity.

Beberapa operator bahkan sudah mengalihkan arena branding mereka tidak sekedar di outlet atau jalan lintas lagi, tetapi juga merambah pada tempat umum, tempat hiburan bahkan tempat privat seperti sekolah dan rumah ibadah. Area yang masih sangat eksotis untuk digarap sebenarnya masih banyak, contohnya yaitu komunitas pelanggan, seperti fans club, komunitas hobbi, olah raga, arisan, dll. Hal yang sederhana namun sangat mempesona sebenarnya juga dapat kita lakukan seperti kekaguman saya pada tulisan raksasa Telkomsel yang ada di Batam, namun kali ini kita bisa membuatnya di Puncak – Bogor, Bukit Tinggi, Manado, atau Berastagi – Medan.

2.3  Riset Brand Management

Publikasi Equity Research Danareksa yang dirilis pada bulan Januari 2008 mengatakan bahwa Perusahaan sektor telekomunikasi di Indonesia telah memasuki era baru persaingan iklan dan promosi, setiap operator mengklaim dirinya memiliki tariff paling murah. Dibalik kampanye merek yang menggeliat itu ternyata aspek keuanganlah yang sangat terpengaruh olehnya. Hal yang paling berpengaruh adalah pendapatan, struktur tariff yang baru dan besarnya biaya iklan dan promosi atas tariff tersebut adalah cara operator untuk menarik pelanggan baru dan juga pada saat yang bersamaan mempertahankan pelanggan existing. Menurut Danareksa market leader seperti Telkomsel lah yang diuntungkan karena kualitas dancoverage-nya telah unggul terlebih dahulu.

Beberapa lembaga riset secara continue juga melakukan suvey top brand, indikator penilaiannya bisanya menggunakan alat ukur luas pengenalan masyarakat terhadap brand tersebut (mind share & market share) dan loyalitas pelangan untuk tetap menggunakan brand tersebut (commitment share). Hasil survey ini bagi sebagian kalangan dianggap sebagai alat ukur yang tepat untuk menentukan positioning suatu produk di pasaran. Dan bersyukur Telkomsel meraih predikat Outstanding Achievement sebagai merek terbaik pada ajang penghargaan bergengsi Top Brand Award 2008, Predikat tersebut diperoleh berkat keberhasilannya mempertahankan simPATI dan kartu Halo sebagai kartu pilihan utama selama sembilan tahun berturut-turut, dari tahun 2000 sampai 2008.

Beberapa survey top brand yang dirilis lembaga lainnya terkadang juga membingungkan, karena pemenangnya justru brand milik competitor yang lain. Terkadang pula kita meragukan kualitas survey-surveyan itu karena kemungkinan terselip kepentingan para pemilik brand tersebut. Namun meskipun begitu cara-cara survey seperti itu bagi sebagian besar kalangan masih dianggap cara yang paling tepat mengukur ketenaran suatu produk di mata masyarakat.

Beberapa hasil riset tersebut dan kenyataan di lapangan merupakan wujud kerja keras management bersama seluruh karyawan. Kedepan tantangan akan semakin besar, cobaan akan semakin banyak menerpa, bisnis telekomunikasi maupun bisnis dalam sector apapaun akan beranjak pada fase persaingan yang lebih sengit lagi. Tugas para pemasar harus siap siaga dan terus mempertahankan agar warnanya tetap berkibar dan berjaya.  
                             
BAB  III

PENUTUP

 3.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat ditarik dari makalah ini adalah:
1. Brand berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk atau layanan, yang diyakini tidak saja dapat memenuhi kebutuhan mereka, tetapi dengan memberikan kepuasan yang lebih baik dan terjamin.  
2.  Kesuksesan yang diraih oleh kampanye ini didasarkan pada kemampuan tim pemasaran dalam menentukan strategi promosi dan distribusi produk secara simultan.
3.   Hal yang paling berpengaruh adalah pendapatan, struktur tariff yang baru dan besarnya biaya iklan dan promosi atas tariff tersebut adalah cara operator untuk menarik pelanggan baru dan juga pada saat yang bersamaan mempertahankan pelanggan existing.

Tuesday, May 7, 2013

Materi Pendapatan Nasional - Kuis 10


Kuis minggu ke 10
Jelaskan dengan terperinci :

1.      Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional ?
2.      Komponen apa saja yang ada di dalam pendapatan nasional ?
3.      Jelaskan teknis perhitungan pendapatan nasional ?
4.      Jelaskan masalah yang uncul dalam perhitungan pendapatan nasional ?
5.      Jelaskan keterbatasan perhitungan dari Pendapatan nasional ?

Jawab :

1. Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.

2. Komponen yang ada di dalam pendapatan nasional
a. Produk Domestik Bruto (GDP)
b. Produk Nasional Bruto (GNP)
c. Pendapatan Nasional Neto (NNI)
d. Pendapatan Perseorangan (PI)
e. Pendapatan yang siap di belanjakan (DI)

3. Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
a. Pendekatan pendapatan yaitu dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
b. Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
c. Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor

4. Masalah PDB yaitu terletak pada pembandingan tingkat kemakmuran atau kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun , akan terjadi bias jika kita salah menggunakan perhitungan PDB .

5. Keterbatasan Perhitungan PDBPDB tidak memasukan memasukan transaksi yang terjadi pada “underground economy” (perekonomian bawah tanah). Perekonomian seperti sektor informal atau sektor illegal seperti penjualan narkoba , dan sektor lain yang sulit tercatat oleh negara tidak masuk dalam perhitungan PDB . Ini menyebabkan nilai PDB cenderung dapat undervalued (lebih rendah) dari yang seharusnya .
PDB tidak selalu mencerminkan ukuran kesejahteraan sosial suatu negara
PDB hanya mngukur berapa banyak output yang diproduksi di suatu negara dan bagaimana sturktur serta perkembangannya antarwaktu . Untuk mengukur kemakmuran suatu negara , PDB merupakan indikator yang cukup baik . Akan tetapi, kesejahteraan suatu negara lebih kompleks dari hanya sekedar pendapatan yang tinggi . Beberapa indikator untuk menunjukan tingkat kesejahteraan adalah tingkat pengangguran , tingkat kematian ibu dan bayi , angka harapan hidup, tingkat buta huruf, dan lain-lain perlu diperhatikan juga




Materi Konsep Pasar Dalam Penentuan Strategi Pemasaran Produk - Kuis 9


Kuis minggu ke 9
Jelaskan dengan terperinci :

1.      Apa yang dimaksud dengan pasar monopoli dan monopolistis ?
2.      Apa yang membedakan pasar monopoli dan monopolistis ?  jelaskan dan berikan contoh ?
3.      Jelaskan bagaimana cara memperoleh keuntungan di pasar monopoli ? (gambarkan secara grafik)
4.      Jelaskan kebaikan dan kekurangan dari pasar monopoli ?
5.      Apa yang dimaksud dengan pasar oligopoly ?

Jawab :

1. Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis"
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya

2. Yang membedakan pasar monopoli dan monopolistis adalah pasar monopolistis mempunyai banyak penjual, penjual di pasar mopolistis memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga, tapi pengaruhnya tidak sebesar penjual dari pasar monopoli, sedangkan pasar monopoli hanya mempunya satu penjual sehingga penjual itu memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pasar monopoli
3. Keuntungan pasar monopoli yaitu keuntungan penjual cukup tinggi untuk produk yang menguasai hajat hidup orang, biasanya diatur pemerintah. Ini menguntungkan konsumen karena penjual tidak dapat menentukan harga dengan semaunya

4. Kebaikan pasar monopoli yaitu penjualannya cukup tinggi, tidak dapat menentukan harga semaunya dan Kelemahan pasar monopoli yaitu pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan terjadi eksploitasi pembeli.

5. Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka



Materi Struktur Pasar - Kuis 8


Kuis minggu ke 8
Jelaskan dengan terperinci :

1.      Apa yang dimaksud dengan pasar ?
2.      Jelaskan jenis dari pasar ?
3.      Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna ?
4.      Bagaimana cara memaksimalkan keuntungan dalam pasar persaingan sempurna ?
5.      Sebutkan kebaikan dan kelemahan dari pasar persaingan sempurna ?

Jawab :

1.      Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa. Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan dalam kegiatan jual-beli. Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.

2.      Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya

a. Pasar nyata adalah pasar dimana barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

b. Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.


Jenis pasar menurut cara transaksinya

a. Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

b. Pasar Modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.


Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi

a. Pasar Lokal
b. Pasar Daerah
c. Pasar Nasional
d. Pasar Internasional

3.      Pasar persaingan sempurna adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.

4.      Dalam jangka panjang perusahaan dalam persaingan sempurna akan mendapat untung normal, dan untung normal ini dicapai apabila biaya produksi adalah yang paling minimum.


Dalam jangka panjang keadaan ini berlaku : harga = hasil penjualan marjinal = biaya marjinal. Kesamaan ini membuktikan bahwa pasar persaingan sempurna juga mencapai efisiensi alokatif.



5.      a. Efisiensi Produktif
Untuk mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. Yang pertama, untuk setiap tingkat produksi, biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum. Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang mengeluarkan biaya yang paling sedikit. Syarat yang kedua, industri secara keseluruhan harus memproduksikan barang pada biaya rata-rata yang paling rendah, yaitu pada waktu kurva AC mencapai titik yang paling rendah.

b. Efisiensi Alokatif
Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksikan barang tersebut. Produksi harus terus dilakukan sehingga tercapai keadaan dimana harga = biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.