Tuesday, January 31, 2012

Mencegah Dampak Negatif Game Online, Bagaimana Caranya?

Untuk ikut serta mencegah seorang anak bermain game online tentu bukan pekerjaan mudah. Fasilitas internet yang banyak tersedia dimana-mana, salah satunya warung internet, menjadikan anak bisa mengakses internet dari mana saja.

Tidak harus selalu bermain di rumahm anak bisa mencuri waktu sepulang sekolah dengan mengunjungi arena game online atau warung internet yang ada di sekitar sekolah mereka.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua. Di antaranya:

1. Bekerjasama dengan guru di sekolah untuk turut memantau perkembangan belajar siswa.

2. Menjalin komunikasi informal agar seorang anak bisa terbuka pada orang tua, sehingga orang tua bisa memberikan pendidikan pada seorang anak tanpa seorang anak merasa dihakimi.

3. Belajarlah tentang game online. Sehingga bisa berdiskusi dengan anak Anda tentang permainan tersebut. Jika ini bisa terjadi, anak tidak akan perlu mencari pelarian dengan kawan-kawannya untuk sekedar berdiskusi tentang permainan game online. Sehingga anak bisa lebih betah dirumah karena bisa mendapatkan kawan mengobrol yang memahami 'dunia' mereka.

4. Berikan waktu khusus bermain game online, dan tegasi anak Anda untuk tidak bermain di luar waktu yang sudah disepakati. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak sekedar melarang, namun memberikan kelonggaran. Di sisi lain Anda mengajarkan anak Anda untuk bertanggung jawab pada waktu yang dimilikinya.

source: anneahira.com

Dampak Positif dan Negatif dari Game Online

Permainan game online bagi kalangan remaja, pelajar tingkat pertama hingga menengah bahkan anak-anak TK bukanlah hal yang asing lagi di zaman sekarang ini. Banyak fakta yang kita jumpai, dengan survey ke warnet-warnet maka tidak jarang kalangan remaja bahkan anak-anak yang sedang maen game online. Bisnis warnet yang berada di belakang berkembangannya permainan game online ini menjamur di kota-kota besar di Indonesia bahkan sampai ke pedesaan. Perkembangan warnet di Indonesia semenjak beberapa tahun terakhir terlihat sangat pesat.

Di beberapa warnet umumnya terlihat dipenuhi oleh kalangan pelajar yang tak kelak selalu datang untuk menghabiskan waktunya bermain game online dan terkadang mereka rela untuk tidak masuk sekolah (bolos ) hanya demi bermain game online.

Apa yang dilakukan pelajar tersebut terkadang tanpa diketahui oleh orang tua mereka, ada saja alasan mereka untuk meyakinkan orang tua nya, entah itu belajar di rumah teman, atau ada acara sekolah. Dalam hal ini seharusnya para orang tua harus lebih memperhatikan lagi anak – anak mereka, paling tidak mengetahui kemana mereka setelah pulang sekolah.

Meskipun demikian, game online mempunyai dampak negatif & positif, diantaranya:

- Pengaruh atau Dampak Negatif Game Online:

• Pelajar yang bermain game online hanya menghambur – hamburkan waktu dan uang secara sia – sia.
• Bermain game online membuat mereka menjadi ketagihan.
• Terkadang lebih merelakan sekolahnya untuk bermain game online (bolos sekolah).
• Dengan bermain game online tersebut juga bisa membuat mereka lupa waktu, untuk makan, beribadah, waktu untuk pulang,dll.
• Dengan terlalu sering berhadapan dengan monitor secara mata telanjang dapat membuat mata nya menjadi minus , nyatanya umur mereka masih muda – muda.
• Anak tersebut jadi sering berbohong kepada orang tuanya karena ia awalnya pamit untuk berangkat sekolah ternyata ia bolos sekolah untuk bermain game online.


- Pengaruh atau Dampak Positif Game Online:

• Pelajar tersebut dapat menguasai komputer lebih lanjut .
• Dengan bermain game online secara langsung ia dapat mengerti bahasa Inggris yang dipergunakan pada gamenya tak jarang mereka juga mesti mengartikan sendiri kata – kata yang mereka tidak ketahui.
• Dari game online ini dapat menambah teman mereka walaupun hanya didunia nyata maupun maya .
• Bagi yang telah mempunyai ID dari salah satu game onlinenya yang telah jadi (GG/hebat) mereka dapat menjualnya dengan orang lain dan akhirnya mendapatkan uang dari hasil tersebut.
•  Mengikuti kompetisi/turnamen. Dan tidak jarang banyak Gamers Indonesia yang dikirim ke luar negeri  untuk mengikuti kompetisi/turnamen dari suatu game. Dengan memenangkan kompetisi/turnamen tersebut, sudah pasti kita akan mendapatkan hadiah berupa uang/apapun.

Jadi, se-addict apapun terhadap sebuah game, jangan pernah kecewakan orang tuamu dengan bolos sekolah. ^^

source: duniabaca.com & tambahan.